Mari Mengenal Multipel Sklerosis

Holla…

Adakah penggemar drama Romantic Doctor Teacher Kim? Sudah nonton season 2 nya belum?

Di akhir cerita kita tau bahwa sang pemeran utama, Kim Sabu menderita penyakit multipel sklerosis.

Sebenarnya, penyakit seperti apa sih multipel sklerosis itu?

Yuk, mari kita bahas.

Sklerosis Multipel / Multipel Sklerosis atau Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun kronik yang menyerang mielin otak dan medula spinalis. Penyakit ini menyebabkan kerusakan mielin dan juga akson yang mengakibatkan gangguan transmisi konduksi saraf. Penyebab Multipel sklerosis sampai saat ini tidak diketahui.
Keterlibatan faktor genetik dan non-genetik (seperti infeksi virus, metabolisme dan faktor lingkungan) diduga berperan dalam mencetuskan respons imun yang merusak susunan saraf pusat ini.

Penyakit ini bisa menyerang banyak organ di tubuh kita. Kenapa? karena organ-organ tersebut dipersarafi oleh saraf-saraf dan berpusat pada otak dan medula spinalis.

Di Indonesia sendiri sebenarnya penyakit ini tergolong jarang jika kita dibandingkan dengan penyakit yang berhungan dengan sistem saraf lainnya. Secara epidemiologi, multipel sklerosis lebih sering menyerang perempuan dibandingkan laki-laki (rasio 2:1). Umumnya penyakit ini diderita oleh mereka yang berusia 20-50 tahun. Multipel sklerosis bersifat progresif dan dapat mengakibatkan kecacatan. Sekitar 50% penderita multipel sklerosis akan membutuhkan bantuan untuk berjalan dalam 15 tahun setelah onset penyakit.

Di scene drama Romantic Doctor Teacher Kim, kalian liat kan Kim Sabu saat lagi serangan, tangannya tremor atau gemetar dan terlihat lemah gitu? Beliau bahkan menjatuhkan pisau operasi yang lagi dipegangnya.

Nah, sebenarnya seperti apa sih gejala yang ditimbulkan pada multipel sklerosis?

Gejala awal multipel sklerosis yang paling sering adalah gangguan penglihatan yang disertai rasa nyeri. Penderita multipel sklerosis dapat mengeluhkan pandangannya yang mulai kabur bahkan bisa terjadi secara mendadak juga. Biasanya keluhan ini hanya mengenai satu bagian mata saja dan disertai rasa nyeri di bagian belakang bola mata. Keluhan ini dapat memberat saat penderita multipel sklerosis terpajan oleh suhu panas. Hal ini disebut dengan fenomena Uthoff. Keluhan penglihatan lain yang dapat terjadi pada multipel sklerosis adalah pandangan ganda (diplopia).

Keluhan neurologis lain pada penderita multipel sklerosis yang cukup sering terjadi adalah keluhan kesemutan, kelemahan anggota gerak, gangguan keseimbangan (tiba-tiba sering jatuh), bahkan penderita dapat mengeluhkan gangguan pada saat buang air besar dan saat berkemih.

Jika multipel sklerosis ini menyerang bagian medulla spinalis (saraf tulang belakang) maka pederita dapat mengeluhkan sensasi seperti aliran listrik dari leher yang menjalar ke bawah. Hal ini dikenal dengan tanda Lhermitte. Penderita multipel sklerosis juga sering mengeluhkan rasa lelah dan nyeri dalam kesehariannya.

Penyakit multipel sklerosis ini perlu ditangani oleh Neurolog (Dokter spesialis saraf/ neurologi). Setelah pemeriksaan menyeluruh oleh neurolog, biasanya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan darah, pungsi lumbar, dan MRI akan dilakukan jika memang diperlukan.

Sedikit informasi ya, pada pemeriksaan MRI atau magnetic resonance imaging biasanya akan ada gambaran yang cukup khas pada lesinya, yaitu ovoid lesion dan dawson finger.

Setelah melihat tingkat keparahan dari penyakit multipel sklerosis pada penderita, maka dokter akan melakukan terapi sesuai dengan kondisi pasien. Selain pengobatan utama penyakit multipel sklerosis, akan ada pengobatan simptomatik atau pengobatan yang ditujukan untuk mengurangi gejala-gejala penyerta pada penderita.

Nahh, gimana? udah mulai paham kan mengenai penyakit multipel sklerosis ini? 

Kalau ada pertanyaan, boleh tanya di kolom komentar ya.

Semoga informasi ini bermanfaat ya bagi teman-teman semua. 

Baca juga:

Mari Mengenal Demam – Kapan seseorang bisa demam?

Bahayakah TBC itu? Mari Mengenal Penyakit TBC (Tuberkulosis) dan Fakta – faktanya

 

 

(Visited 118 times, 1 visits today)
41 Komentar Tambahkan milikmu
  1. Aku pernah dapat penjelasan ttg penyakit Multipel Sclerosis ini sewaktu diundang acara komunitas penyandang MS. Serem juga sih, soalnya bisa banyak yg diserang dan bisa mengakibatkan kecacatan ya.
    Btw aku blm nonton drakornya. Ada season 2nya toh…

  2. Saya tahu penyakit ini karena teman saya Juga menderita penyakit ini. Dia habis bangun tidur bisa tiba tiba nggak bisa jalan atau nggak bisa melihat atau sakit di sekujur badan. Penyakit ini langka tapi parah

  3. Baru tau kalau Sklerosis Multipel / Multipel Sklerosis atau Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun kronik yang menyerang mielin otak dan medula spinalis. Penyakit ini menyebabkan kerusakan mielin dan juga akson yang mengakibatkan gangguan transmisi konduksi saraf. Penyebab Multipel sklerosis sampai saat ini tidak diketahui. Takut loh kak, emang kita harus pintar2 jaga kesehatan ya.

  4. Sudah nonton, tapi belum selesai karena gemes on going terus sampe lupa ahaha.. Jadi itu sakitnya Kim Sabu :9. Suka banget sama sikapnya, lebih mementingkan keselamatan orang lain dari pada dirinya sendiri, dan juga.. cuek sama hidupnya hikz..

  5. Gejalanya bisa tremor. Berarti mirip parkinson ya mbak?
    Aku sering baca nama penyakit ini, tp belum banyak info tentang detailnya seperti apa. Setelah baca tulisan ini mulai ngerti sedikit-sedikit gejalanya. Thx ya mbak.

  6. Pas nonton fira ga ngeh ni kim sabu kena multiple sclerosis. Taunya CTS doang, karena ada beberapa dokter yang fira suka tonton kontennya di yutub bilang mereka punya CTS karena durasi kerja yang panjang.

  7. Semoga kita terhindar dari penyakit ya, dengan hidup sehat, makan makanan yang sehat dan hindari stress semua akan baik-baik saja. Tuhan tahu yang terbaik buat kita selama selalu didoakan dan segala jenis penyakit akan pergi dengan sendirinya.

  8. Wah aku juga penggemar berat Romantic Doctor Teacher Kim.. untung bisa selamat ya Kim Sabu, kan nggak seru kalau nggak ada Kim Sabu. Bahaya banget ya ternyata penyakit ini. Jadi was-was.

  9. Belum nonton drakornya karena kebetulan memang blm pernah nonton drakor. Tapi aku pernah dengar penyakit saraf ini dari tetanggaku dan kondisinya sangat memprihatinkan kalau sedang terasa nyerinya. Sangat tidak nyaman menurutnya.

  10. Mbak kalau penyakit ini menyerang tuliang belakang apa yang disebut saraf kejepit itu bukan ya? Soalnya teman saya ada yang mempunyai gejala sama seperti digambarkan terkena sklerosis di atas.

    1. Mungkin maksud kakak itu HNP atau hernia nukleus pulposus. Ini beda kak perjalanan penyakitnya. Faktor risiko penyakitnya juga berbeda.

  11. Ternyata multiple sklerisis juga salah satu bagian dari auto imun ya
    Temen saya ada beberapa yang auto imun dan jika sedang terserang beda beda bentuk sakitnya😖
    Makasih infonya ya mba, bacanya sampai bulak balik sambil memahami istilahnya, edisi info baru buat saya 😆

  12. Belum nonton nih kak yang ini. Nah, berhbung jg penasaran sama drakornya auto kebut semalaman nih nonton ntar. Mksih infonya kak. Apalagi soal salah satu penyakit langkah ini. N info drakornya jg sih hehe

  13. Jadi malah umur yang terbilang masih produktif bisa terserang ini ya, dan penyebabnya bisa jadi kompleks. Jadi nambah pengetahuan nih apalagi gejalanya. Semoga kita semua sehat selalu yah

  14. aku belum nonton kedua dramanya karena udah lama rehat dari drama Korea, suka kalap aku pengen marathon nontonnya. Duh penyakit yang satu ini gak bisa diabaikan nih apalagi presentase perempuan lebih besar untuk terkena yang satu ini. Mana aku rasa-rasanya pernah mengalami 2 gejalanya mbak, terutama yang pandangan kadang tiba-tiba mengabur gitu. Namun ku harap bukan ini 🙁

  15. Wah aku baru tahu jenis penyakit multipel sklerosis ini kk. Apalagi berhubungan dengan saraf pasti bagian tubuh tertentu akan sangat sakit sekali. Semoga selalu diberi kesehatan ya kk.

  16. Penyakit yang tanda-tandanya tidak boleh diabaikan karena fatal akibatnya ya.
    Harus segera mendapat pertolongan dari ahli saraf.
    Makasih informasi tentang gejala awal dari penyakit multiple sklerosis ini, kak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *