Mengenal Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan Cara Menyusui yang Benar

Holla…

Selamat bulan Oktober semua, kali ini aku mau berbagi informasi kesehatan terkait IMD dan cara menyusui yang benar nih.

Mau tau informasi selengkapnya? Yuk simak…

Inisiasi menyusui dini (IMD) merupakan proses alami mengembalikan bayi untuk menyusu yaitu dengan memberikan kesempatan pada bayi untuk mencari dan menghisap ASI ibu dengan sendirinya dalam satu jam pertama pada awal kehidupannya.

IMD sendiri merupakan faktor yang terpenting sebagai penentu keberhasilan ASI eksklusif karena dengan IMD, produksi ASI akan terstimulasi sejak dini.

Edukasi orangtua, dukungan dari pasangan dan keluarga merupakan faktor penentu utama dalam pengambilan keputusan ibu untuk menyusui.

 

Apa sih manfaat IMD itu?

1. Memudahkan memberikan ASI dan bayi mendapatkan kolostrum yang bermanfaat untuk memberikan kekebalan tubuh.

2. Membuat bayi hangat dengan berada di kulit ke kulit dengan ibu. Melatih penciuman dengan cara bayi mencari puting ibu melalui bau.

3. Membuat pernapasan tenang, detak jantung stabil, bayi jarang rewel.

4. Pengisapan bayi pada payudara merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga membantu kontraksi uterus, membantu mengeluarkan plasenta, dan membantu mengendalikan perdarahan pada ibu.

 

Bagaimana Pelaksanaan IMD?

1. Saat bayi lahir, dikeringkan dengan handuk.

2. Bayi ditengkurapkan di perut ibu dengan kulit bayi melekat pada kulit ibu.

3. Ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi mendekati puting.

4. Biarkan bayi mencari puting sendiri.

5. Biarkan kulit bayi bersentuhan dengan kulit ibu selama minimal satu jam atau sampai proses menyusu awal selesai.

6. Bila dalam satu jam menyusu awal belum terjadi, dekatkan bayi ke puting tetapi jangan memasukkan puting ke mulut bayi dan memberikan waktu 30 menit atau satu jam lagi untuk bayi mendekati puting.

 

Naah, lalu bagaimana langkah-langkah menyusui yang benar?

1. Cuci tangan yang bersih dengan sabun, perah sedikit ASI dan oleskan disekitar puting, duduk dan berbaring dengan santai.

2. Dekatkan bayi menghadap ke ibu dan sanggah seluruh tubuh bayi, kepala dan tubuh bayi lurus, hadapkan bayi ke dada ibu sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, bibir bayi menyentuh puting susu ibu dan menunggu sampai mulut bayi terbuka lebar.

3. Cara melekatkan mulut bayi dengan benar yaitu dagu menempel pada payudara ibu, mulut bayi terbuka lebar dan bibir bawah bayi membuka lebar. Perhatikan saat menyusui bayi, jangan sampai menutup hidung sehingga bayi kesulitan bernapas.

 

Well, sekian dulu ya. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat 🙂

(Visited 63 times, 1 visits today)
Spread the love
Satu Komentar Tambahkan milikmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *