Mari Kenali Hipertensi dan Pencegahannya dari Dini

Holla…

Masih seputar kesehatan, kali ini aku akan membahas mengenai hipertensi atau yang lebih sering disebut dengan tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai. Kasus hipertensi banyak terjadi di Indonesia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan peningkatan angka kejadian hipertensi di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta adalah 34.1% dibandingkan 27.8% pada Riskesdas tahun 2013.

Saat ini hipertensi merupakan salah satu penyebab utama mortalitas (kematian) dan morbiditas (terkena penyakit) di Indonesia, sehingga saat ini bidang kesehatan mengupayakan tatalaksana terbaik untuk menanggulangi penyakit ini sedini mungkin.

Hipertensi sendiri adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah terus menerus meningkatkan tekanannya. Darah dibawa dari jantung ke seluruh bagian tubuh melalui pembuluh darah. Setiap kali jantung berdetak, ia memompa darah ke dalam pembuluh darah. Tekanan darah diciptakan oleh kekuatan dorongan terhadap dinding pembuluh darah (arteri) tersebut. Semakin tinggi tekanan semakin sulit jantung memompa. Hipertensi merupakan faktor risiko terhadap kerusakan organ penting seperti otak, jantung, ginjal, retina, embuluh
darah besar (aorta) dan pembuluh darah perifer.

JNC 7 mengklasifikasikan hipertensi menjadi beberapa derajat.

Diagnosis hipertensi ditegakkan bila Tekanan Darah Sistolik ≥140 mmHg dan/atau Tekanan Darah Diastol ≥90 mmHg pada pengukuran di klinik atau fasilitas layanan kesehatan.

Jadi perlu diingat ya! untuk tau seseorang terkena hipertensi atau tidak, diperlukan pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter atau alat pengukur tekanan darah lainnya. Kalau kebiasaan sering marah-marah dan emosi tidak bisa menentukan seseorang memiliki tekanan darah tinggi ya. 

Jangan berpikir kalau hipertensi hanya terjadi pada orang yang sudah berumur aja. Mulai dari muda, kita sudah harus aware sama kesehatan tubuh kita, salah satunya dengan cara mengenali hipertensi dan tentunya pola hidup sehat. Jangan tunggu sakit dulu, baru sadar.

Menjalani pola hidup sehat telah banyak terbukti dapat menurunkan tekanan darah, dan secara umum sangat menguntungkan dalam menurunkan risiko permasalahan kardiovaskular (bukan cuma untuk hipertensi aja). Diantaranya:

1. Menjaga berat badan dan mengatur pola makan sehat

Mengganti makanan tidak sehat dengan memperbanyak asupan sayuran dan buah-buahan dapat memberikan manfaat yang lebih selain penurunan tekanan darah, seperti menghindari diabetes dan dislipidemia. Selain itu membatasi asupan garam juga perlu. Kita kadang lupa bahwa dalam makanan cepat saji, makanan olahan dan makanan kaleng  yang sering kita makan terdapat banyak kandungan garam. Jangan berlebihan itu penting ya.

2. Olahraga teratur

Olah raga yang dilakukan secara teratur sebanyak 30 – 60 menit per hari, minimal 3 hari perminggu, dapat membantu penurunan tekanan darah. Jika kamu tidak memiliki waktu untuk berolahraga secara khusus, bisa diganti dengan untuk berjalan kaki, mengendarai sepeda atau menaiki tangga.

3. Mengurangi konsumsi alkohol

Meskipun konsumsi alkohol belum menjadi kebiasaan di negara kita, namun konsumsi alkohol semakin hari semakin meningkat seiring dengan perkembangan pergaulan dan gaya hidup, terutama di kota besar. Menurut sumber, konsumsi alkohol lebih dari 2 gelas per hari pada pria atau 1 gelas per hari pada wanita, dapat  meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian membatasi atau menghentikan konsumsi alkohol sangat membantu dalam penurunan tekanan darah.

4. Berhenti merokok

Walaupun hal ini sampai saat ini belum terbukti berefek langsung dapat menurunkan tekanan darah, tetapi merokok merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, dan pasien sebaiknya dianjurkan untuk berhenti merokok.

5. Kurangi stress

Tips untuk menguragi stress, cobalah untuk berolahraga, mendengarkan musik, berfokus pada suatu yang tenang dan damai, dan bermeditasi. Terlalu lama di rumah dan tidak melakukan kegiatan dapat meningkatkan risiko stress. Hati-hati loh ya.

Tidak ada salahnya untuk melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap hipertensi, apalagi jika kamu masih muda. Menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat di usia muda merupakan investasi untuk masa tua. Jika sudah memiliki tekanan darah tinggi, penting untuk selalu mengotrolnya agar tidak terjadi perburukan dan komplikasi. Jangan lupa juga untuk mengunjungi dokter anda secara rutin.

Sekian dulu pembahasan mengenai hipertensinya, semoga bermanfaat yaa…

 

Baca juga:

Mari Mengenai gejala Demam

Kenali Gejala dan Ciri-Ciri Kanker Payudara

Sumber : 

  • http://www.who.int
  • Konsensus Hipertensi PERKI
  • https://medlineplus.gov/howtopreventhighbloodpressure.html
  • Sherwood, Lauralee (2011) Fisiologi Manusia. 6 ed. Jakarta: EGC
  • Bell, K., Twiggs, J. dan Olin, B. R. (2015) “Hypertension : The Silent Killer : Updated JNC-8 Guideline Recommendations,” Alabama Pharmacy Association

 

Terima kasih sudah berkunjung, jangan lupa baca postingan lain di blog ini ya

 

(Visited 587 times, 1 visits today)
26 Komentar Tambahkan milikmu
  1. Menjaga pola hidup sehat itu banyak manfaat ya sista, khususnya bagi orang yang terkena hypertensi… Bahkan masalah kesehatan itu gak boleh dianggap enteng, aku setuju banget lho… Alm suami kakak aku meninggal karena hipertensi ketika mandi di kamar mandi

  2. Ya allah, aku sebenarny gak ada riwayat hipertensi. Tp pas mau melahirkan anak pertama itu tensi 150/100. Udah deg2an krn kata bidannya klo begini harus di SC. Tp berkat kekuatan doa dan keyakinan diri bisa melahirkan normal, maka tensi pun normal kmbali di bukaan 6

  3. Hidup yang berimbang dengan memerhatikan serta menjaga pola makan dan apa yang dimakan memang bisa selalu menjadi langkah preventif ya kak, hipertensi ini bahaya banget karena bisa bikin stroke bukan hanya pd yg sudah tua namun anak muda jg bisa kalau dr makanan 🙂

  4. Alhamdulillah 3 dan 4 sih tidak.
    emang tuh ya kadang kita gak sadar dengan makanan yang bergaram gitu, apalagi yang fast food, belum lagi makanan kalengan, weleehh.
    semoga kita sehat selalu. hipertensi ini juga salah satu penyakit yang berisiko tinggi.

  5. Bapakku hipertensi puluhan tahun tanpa mau diobati. Alibi beliau karena ga ada sakit apa2 padahal kd dokter harus diturunkan. Sekarang jena gagal jantung qodarullah, hiks. Seandainya dari dulu mau mengurangi tensinya ga akan kejadian

  6. Jadi ingat kalau ada yang marah-marah orang lain selalu bilang “entah tuh dia lagi hipertensi kali,” atau “biasaaaa tensinya lagi naik,” haha padahal mah nggak ada hubungannya ya.

  7. Aku baru tau lho stress bisa menyebabkan hipertensi. Dan ini bener lho kelamaan di rumah nambah stress, bawaannya pengen marah klo ada yg gak sesuai keinginan hehehe. Baiklah besok nyoba olah raga lagi deh

  8. Betul Mbak, dengan menjalani pola hidup sehat sudah terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan hipertensi. Termasuk menjaga badan dan kurangi stress. Apalagi dengan keadaan seperti saat ini, banyak orang banyak stress karena ketakutan berlebih terkena covid-19

  9. Penyakit itu kudu dipahami banget penyebabnya ya kak, jadi kita tahu apa yang harus dilakukan. Mulai dari pencegahan sampai penanganannya.
    Hipertensi penangananya kudu bener dan kudu rutin minum obat, jangan panik … harus waspada

  10. Bener banget selama di masyarakat kalau orang suka marah-marah sering dikira darah tinggi. Terima kasih infonya, Mbak. Mengatur pola makan sehat dan olahraga teratur itu yang masih sulit untuk disiplin melakukannya. Pas lagi rajin, bisa tiap hari berolahraga. Tapi ketika rasa malas yang menang, bisa selama berbulan-bulan tidak berolahraga.

  11. Kalau alkohol kata2nya bagi saya pribadi bukan mengurangi tapi menghindari krn di agama saya alkohol mah haram hehe..btw thank infonya ya Mba..:)

  12. No 2 ini yg paling susah sy lakukan tp kl yg lain insyaallah bisa. Yang paling penting bagi sy adalah menjaga pikiran tetap sehat n pola konsumsi makanan diperhatikan

  13. Poin kelima bener banget, Kak. Istriku yang awalnya darah rendah eh mendadak kena hipertensi gara-gara pikiran yang spaneng dan terlalu terbebani. Kudu rileks dan perbaiki konsumsi makanan plus olahraga kuncinya. Sama minum bunga telang sejauh ini alhamdulillah lumayan ampuh, jadi nanem deh di depan rumah. Makasih dah diingatkan.

  14. ayah saya sedang terkena hipertensi saat ini. Beliau senang sekali makan garam berlebih, kurang makan sayuran dan buah-buahan serta terlalu banyak membiarkan stres menghampiri. Mungkin beberapa sebab itu yang membuatnya hipertensi saat ini. Semoga bisa membantu ayah kembali sehat lagi. Trimakasih infonya kak..

  15. dan aku pernah 139, awalnya tambah stresss ketika tau darah ku tinggi, kemudian perlahan mulai relax dan mengatur pola makan, istirahat cukup dan sering piknik yang dekat2 aja buat bahagiakan diri … karena obat dari penyakit adalah hati yang bahagia…itu yang utama , setau saya loh ya… dan itu terbukti udah 1 tahun ini tensi saya normal 100-110

  16. jika sudah hipertensi, maka yang bisa dilakukan adalah mengontrol tekanan darahnya. Selalu kontrol rutin ke dokter dan jaga pola hidup sehat

Tinggalkan Balasan ke mutiarasyaflina Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *